Thursday, 23 February 2012

Jano

            Aku Jano, aku punya banyak impian yang kadang terpikir olehku aku ini orang yang serakah, ambisius, atau karena aku merasa potensi diri yang kumiliki belum maksimal kumanfaatkan??? Apa yang kumiliki sekarang secara materi sudah cukup, tetapi otakku rasanya belum mau berhenti berpikir mencari berbagai peluang yang mampu kulakukan dan uang adalah bonus dari usahaku itu.
            Akupun sering berpikir, apa sebenarnya yang kucari??? Namun jawabnya selalu aku tidak mencari apa-apa, selain hanya memanfaatkan potensi diri dan uang adalah bonus dari usaha itu.
            Jika membaca buku, aku ingin bisa menjadi penulis. Jika melihat pengusaha sukses, maka aku ingin menjadi pengusaha. Semua impian rasanya mungkin untuk direalisasikan, sampai aku bingung akan fokus kemana? Aku ingin menjadi pengusaha (enaknya usaha apa??semua punya peluang…) aku juga ingin jadi penulis (tapi ternyata lebih sulit daripada jadi pengusaha…menurutku). Mungkin benar otak kanan umumnya lebih lemah dari otak kiri (itu padaku lho).

            Sekarang kutahu yang kumau, aku akan jadi pengusaha saja sedangkan menulis akan kutekuni sebagai hobi sambil terus mengasah kemampuan menulisku yang masih payah. Kehausan untuk menulis bisa kuobati dengan banyak membaca karya-karya para penulis yang sudah senior.
            Sebenarnya Jano adalah tokoh ehm bukan tokoh tepatnya hanya sebuah nama karangan. Kenapa Jano? Apa artinya Jano? Jano hanya sebuah nama karangan..betul-betul karangan yang muncul begitu saja di kepalaku, jadi Jano tidak memiliki arti dan tidak memiliki alasan. Jano lahir begitu saja, tapi cukup mewakili seseorang.

Sidoarjo, 10 September 2011


No comments:

Post a Comment